Perjalanan panjang gerakan kemanusiaan yang lahir dari kepedulian
Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala lahir dari semangat kolektif para mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil yang tergerak untuk merespons bencana-bencana yang mendera tanah air. Nama "Jenggala" diambil dari kata Sansekerta yang berarti "hutan lebat" — simbol ketahanan dan kehidupan yang terus tumbuh di tengah kesulitan.
"Kami percaya bahwa setiap bencana adalah ujian solidaritas bangsa. Posko Jenggala hadir bukan hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi sebagai jembatan empati antara mereka yang ingin membantu dan mereka yang membutuhkan."
2008
Berdiri sebagai inisiatif relawan pasca bencana, diprakarsai oleh alumni dan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Jakarta.
2010
Struktur organisasi dikukuhkan secara hukum. Jaringan mitra korporat mulai dibangun.
2015
Meluncurkan program huntara standar internasional, menjalin kerjasama dengan Prudence Foundation Asia Pasifik.
2021
Membangun contoh huntara inovatif yang menjadi model nasional pascaerupsi Semeru, Lumajang.
2022
Membangun 5 unit huntara dan fasilitas MCK dalam waktu singkat bersama berbagai mitra.
2024
Respons cepat dalam 48 jam dengan 85 relawan dan 10 unit huntara di Flores Timur, NTT.
Erupsi Lewotobi: Huntara & Bantuan Darurat Flores...
4 Nov 2024
Tanggap Bencana Erupsi Gunung Lewotobi, Nusa Tengg...
4 Nov 2024
Program Air Bersih & Perpustakaan Komunitas bersam...
10 Jul 2023
Gempa Cianjur: 5 Unit Huntara & Fasilitas MCK Sele...
22 Nov 2022
Bergabunglah bersama ratusan relawan Posko Jenggala di seluruh Indonesia.
Daftar sebagai Relawan →