Siklon Tropis Seroja adalah sebuah siklon tropis yang mulai terbentuk di selatan Nusa Tenggara Timur, Indonesia, pada 3 April 2021. Siklon ini menyebabkan banjir di beberapa wilayah Nusa Tenggara, Indonesia dan Timor Leste
Cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja yang terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi menyebabkan para warga mengungsi kebeberapa titik-titik pengungsian dan diperkirakan lebih dari 8.000 yang mengungsi
Data yang tim Posko Jenggala dapatkan di lapangan per Senin (5/4), pukul 23.00 WIB sebanyak 2.019 KK atau 8.424 warga mengungsi serta 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak
. Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 174 orang dan 48 orang masih hilang, bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak
Mengingat banyaknya pengungsi sebagai akibat dari bencana yang terjadi di Propinsi Nusa Tenggara Timur, Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala berencana untuk membantu meringankan korban terdampak bencana yang terjadi, para warga yang mengungsi saat ini rentan timbul berbagai macam penyakit, Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala bekerjasama dengan IKATSATU ITB (Ikatan Alumni Tujuh Satu ITB) memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma/pengobatan gratis di titik-titik pengungsian yang berada di wilayah terdampak bencana
Adapun Gerakan Kemanusiaan Posko Jenggala dan IKATSATU ITB (Ikatan Alumni Tujuh Satu ITB) mengirimkan 7 orang dokter, 4 orang asisten dokter/paramedis, 1 orang apoteker serta obat-obatan yang dibutuhkan dilokasi pengungsian untuk melakukan pemeriksaan kesehatan selama 6 hari
Kegiatan penggobatan yang telah dilaksanakan oleh Posko Jenggala dimulai pada tanggal 13 – 18 April 2021 di dua Kecamatan yaitu Malaka Tengah dan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Pelayanan Kesehatan dimulai pada pukul 09:00 sampai dengan pukul 16:00 waktu setempat.
Dalam pelaksanaannya, Posko Jenggala berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat dan aparat desa guna mendapat informasi tentang wilayah yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dan masih belum tersentuh bantuan medis pasca terjadinya bencana. Selain itu, koordinasi tersebut juga bertujuan untuk membangun komunikasi diantara masyarakat bahwa akan dilaksanakannya pengobatan gratis bagi korban bencana, sehingga masyarakat yang membutuhkan sudah mengetahui adanya kegiatan pemeriksaan dan pelayanan medis.
Dalam pelaksanaan kegiatan pengobatan tersebut tidak lupa personil kesehatan dan relawan yang terlibat mengimbau kepada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 melalui social distancing dan pemberian masker serta penggunaan handsanitizer bagi pasien yang ingin memeriksakan kesehatannya.
Konsentrasi tim Medis dalam pemeriksaan kesehatan menyusuri sepanjang titik-titik wilayah terdampak banjir terutama didaerah yang terdapat titik-titik pengungsian warga
Foto lapangan dari kegiatan ini — Flores, Adonara, NTT, Nusa Tenggara Timur, April 2021.