Tuesday, November 21, 2017
  • Ikuti Kami
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala
  • Posko Jenggala
  • Posko_Jenggala

Banjir dan Longsor di Kabupaten 50 Kota - Sumatera Barat

Published : 27-Maret-2017 | 11:02:18

Posko Jenggala dan warga Pangkalan bergotong royong membersihkan kampung yang terdampak langsung bencana banjir


Seperti aktifitas posko jenggala sebelumnya, kali ini kami bertolak menuju kab. 50 Kota di Sumatera Barat, setelah sebelumnya tim Posko Jenggala dari Padang melakukan kontak dengan instansi terkait di kab. 50 Kota

Adalah Ilham JN, yang sejak 2012 ikut serta dalam kebencanaan bersama Posko Jenggala pada saat terjadi banjir Bandang di Padang 2012, sebelum tim Jakarta datang ke kab. 50 Kota, Andi Sahrandi sebelumnya terlebih dahulu menghubungi Ilham yang saat itu berada di kota Padang meminta data-data pendukung dan keadaan terakhir dilokasi bencana

Selang 2 hari kemudian tim Jakarta yang terdiri dari Andi Sahrandi, Rendy Nugraha dan Shidiq Akbar bertolak menuju kab. 50 Kota dengan membawa barang bantuan berupa obat-obatan yang rencananya tim akan mengadakan pengobatan gratis dilokasi bencana tersebut, selain itu juga tim akan melakukan bersih-bersih desa terdampak dari banjir yang terjadi di kab. 50 kota

Tim Jakarta sampai di Padang disambut oleh Ilham JN dan tim Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang berencana ikut membantu bersama dengan Posko Jenggala di kab. 50 Kota, seketika kami langsung menuju kota Bukittinggi untuk berkumpul dengan tim dari Bukittinggi yang terdiri dari 1 orang dokter dan 4 orang paramedis, sedangkan untuk sisanya 4 orang dokter dan beberapa paramedis akan disiapkan oleh instansi terkait di kab. 50 Kota yang sebelumnya sudah dikomunikasikan oleh Ilham

Sampailah kami di kota Bukittinggi dan bertemu dengan tim dokter dan tim paramedis yang sebelumnya sudah dikomunikasikan oleh Ilham, sambil makan siang kami melakukan sedikit briefing tentang kegiatan yang akan dilaksanakan di lokasi bencana dengan pembagian tugas masing-masing, setelah salat Jumat kami siap-siap berangkat menuju ke lokasi bencana dan sebelumnya sempat singgah di Payakumbuh untuk sekedar makan malam dan bertemu dengan tim dokter dari dinas kesehatan dari kab. 50 Kota yang rencananya besok akan menyusul tim Posko Jenggala ke lokasi bencana

Sekitar tengah malam kami sampai di daerah Sialang tepatnya di sebuah Puskesmas, Ilham langsung mengontak kepada penanggung jawab puskesmas Sialang dan memberitahukan bahwa tim Posko Jenggala sudah berada di Sialang, tidak berapa lama datang 2 orang staf dari puskesmas Sialang yaitu Thorus dan Yazil, segera saja mereka berdua mengantarkan tim Posko Jenggala untuk menuju rumah peristirahatan yang juga salah satu dari staf puskesmas Sialang yaitu Dian,setelah itu kami mengantar sebagian obat ke daerah Mongan, juga dipuskesmas yang berjarak sekitar 8 km dari dari puskesmas Sialang

Segera setelah sampai di tempat menginap disalah satu rumah warga, tim mulai membongkar barang-barang bawaan yang dibawa dari Jakarta dan Padang yang terdiri dari obat-obatan, hygiene kit, alat-alat kerja yang terdiri dari sekop, cangkul, gerobak sorong dll

Beberapa orang tim Posko Jenggala yang terdiri dari mahasiswa UMSB dan relawan lainnya mulai mempacking hygiene kit yang berisi handuk kecil, sabun, pasta gigi dan sikat gigi untuk dijadikan satu dalam plastik ziplock yang sebelumnya sudah disediakan dari Jakarta untuk diberikan kepada warga terdampak banjir di kab. 50 Kota esok hari

Keesokan harinya tanggal 11 Maret 2017, pagi-pagi sekali tim sudah mulai berkumpul di Puskesmas Sialang untuk segera menuju lokasi tempat pengobatan gratis akan dilakukan, sambil memberikan hygiene kit kepada para warga terdampak bencana, kami menuju 4 lokasi yaitu di daerah Mongan, Tanjung, Koto Tangah dan Galuguh di kecamatan Kapur IX kab. 50 Kota

Dalam perjalanan menuju ketiga lokasi tersebut, medan yang ditempuh sangat berat karena akses jalan menuju lokasi sangat rusak dan dan ada beberapa titik genangan lumpur disekitar jalan tersebut, sehingga membuat perjalanan terasa lama, sebagai contoh menuju daerah Galuguh jarak dari Puskesmas Sialang menuju Galuguh yang hanya 24 km memakan waktu 3 jam perjalanan berangkat dan 3 jam perjalanan pulang, sungguh medan yang sangat berat, dan tidak semua kendaraan bisa lewat jalan tersebut, karena hanya kendaraan yang berpenggerak 4 roda saja yang bisa melewati jalan tersebut terutama pada saat musim hujan karena harus melewati lumpur, belum lagi keterbatasan fasilitas umum dan fasilitas sosialnya yang pada saat ini di daerah Galuguh belum mendapat pasokan listrik serta tidak adanya jangkauan sarana telekomunikasi

Pengobatan yang dilakukan oleh Posko Jenggala mendapat antusias dari warga keempat daerah tersebut, warga mulai dari anak-anak, orang dewasa dan manula mulai memadati tempat Posko Jenggala melakukan pengobatan

Kami melakukan kegiatan pengobatan tersebut hanya 1 hari di ke empat daerah tersebut, khusus untuk tim pengobatan yang berada didaerah Koto Tangah dan di daerah Galuguh harus bermalam dilokasi karena sore harinya terjadi hujan lebat dan diperkirakan bahwa jalan menuju Sialang tidak dapat dilalui nwalaupun menggunakan mobil berpenggerak 4 roda, kami disarankan untuk bermalam dan kembali ke Sialang esok hari

Minggu, 12 Maret 2017 tim Posko Jenggala yang dari Koto Tangah dan Galuguh kembali ke Sialang dan bertemu dengan tim lainnya, hari itu juga diputuskan untuk menuju daerah yang bernama Pangkalan yang masih terletak di kab. 50 Kota, yang berjarak sekitar 50 km dan dapat ditempuh 2 jam perjalanan dari Sialang

Pangkalan merupakan daerah terdampak langsung dari bencana banjir yang terjadi di kab. 50 Kota, hal ini terlihat dari masih tebalnya lumpur dan pemukiman penduduk yang masih berantakan akibat terjangan banjir yang meluap dari sungai yang berada tidak jauh dari pemukiman penduduk

Melihat hal tersebut, segera saja Andi Sahrandi menginstruksikan seluruh tim Posko Jenggala untuk segera menurunkan alat-alat kerja yang terdiri dari gerobak sorong, cangkul, sekop, mesin pompa, sapu lidi dan lainnya untuk digunakan membersihkan rumah-rumah yang masih kotor dan jalanan yang masih dipenuhi lumpur dengan dibantu oleh seluruh warga masyarakat di sekitar daerah pangkalan, tak lupa juga kami ikut membersihkan sekolah dasar dan masjid disekitar yang masih kotor agar bisa secepatnya dipakai kembali, antusiasme warga terlihat dari banyaknya partisipasi warga mulai dari anak-anak hingga orang tua yang ikut bergotong royong membersihkan kampung mereka

Tak lupa kami makan siang bersama, salah satu tim dari Posko Jenggala membeli beberapa nasi bungkus dan kami pun makan bersama dengan warga yang bergotong royong

Setelah seharian kami berada didaerah Pangkalan dan dirasakan sudah terlihat agak bersih di lingkungan pemukiman masyarakat, akhirnya kami mohon pamit untuk kembali ke Bukittinggi, pembersihan desa dilanjutkan oleh masyarakat esok hari karena alat-alat kerja yang kami bawa akan kami tinggalkan untuk dimanfaatkan oleh seluruh warga desa yang memang masih membutuhkannya


Waktu Kegiatan


10-Maret-2017 S/D 12-Maret-2017

Lokasi Kegiatan


Berita Terbaru


Selengkapnya

Aktivitas Terbaru


Selengkapnya

Kontak

GERAKAN KEMANUSIAAN POSKO JENGGALA

Jl. Gunung Indah II No. 50, Cirendeu, Ciputat, Tanggerang Selatan

(021) 7445734

(021) 7445734

info[at]posko-jenggala.org

www.posko-jenggala.org